PERATURAN DAN TATA TERTIB LOMBA CERDAS

PERATURAN DAN TATA TERTIB

LOMBA CERDAS CERMAT MAULID NABI MUHAMMAD

TINGKAT SD/MI Se-KECAMATAN WARU 2013

Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Remaja Masjid (Remas) Roudlotul Mujtahidin mempersembahkan perlombaan untuk siswa SD/MI se-wilayah Kecamatan Waru. Perlombaan tersebut berupa Lomba Cerdas Cermat (LCC) dengan ketentuan perlombaan sebagai berikut :

SYARAT UMUM PESERTA

  1. Peserta adalah siswa SD/MI yang berusia 6-12 Tahun, yang dibuktikan dengan fotokopi akte kelahiran.
  2. Peserta diwajibkan memakai baju seragam sekolah.
  3. Peserta merupakan tim yang terdiri dari 3 siswa.

Baca lebih lanjut

Iklan
Dipublikasi di Lomba Cerdas Cermat | Meninggalkan komentar

AKHLAK DALAM TAKARAN ISLAM

Selain akidah dan ibadah, akhlak menempati kedudukan yang tinggi dalam Islam. Ajaran Islam tidak bisa dilepaskan dari peran akhlak. Islam dan akhlak adalah satu kesatuan. Bahkan, Rasulullah SAW diutus Allah SWT kepada manusia, selain membimbing akidah umat juga untuk memperbaiki akhlak manusia.

Sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Malik menerangkan akan tugas utama Rasulullah SAW diutus kepada manusia. “Sesungguhnya Aku diutus ke dunia untuk menyempurnakan akhlak.” Keseriusan Islam memperbaiki akhlak manusia tergambar jelas saat pertama kali Rasulullah SAW menyampaikan Islam kepada bangsa Arab. Di awal dakwah, Muhammad SAW menyampaikan Islam kepada umat secara pelan-pelan, namun pasti. Beliau mengedepankan akhlak Islam yang tinggi, ketimbang ketentuan Islam lainnya.

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Akhlaq | Tag | Meninggalkan komentar

Pelajaran Berharga Dari Imam Bukhari

Nama Imam Bukhari bukanlah nama yang asing bagi kita. Seorang ulama ahli hadits yang mendapat julukan Amirul Mukminin fil Hadits. Para ulama pun menyatakan bahwa kitabnya Shahih Bukhari adalah kitab yang paling sahih setelah al-Qur’an. Kemudian, setelah itu diikuti oleh kitab muridnya, yaitu kitab Shahih karya Imam Muslim. Semoga Allah merahmati mereka berdua.

Meskipun demikian, itu bukan berarti perjalanan hidup Sang Imam mulus begitu saja. Ada saja terpaan fitnah yang melanda beliau, bersama dengan kemuliaan dan kebesaran yang beliau miliki. Tatkala fitnah tentang aqidah/keyakinan bahwa al-Qur’an makhluk telah disalahalamatkan kepada beliau oleh sebagian orang yang tidak bertanggung jawab. Padahal, keyakinan al-Qur’an makhluk merupakan keyakinan sekte sesat yang amat terkenal di masa itu, yaitu Jahmiyah!

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Biografi Ulama | Meninggalkan komentar

Sehat Lebih Baik dari Kaya

Sebagian orang mungkin merasakan penuh kesusahan tatkala ia kekurangan harta atau punya banyak hutang sehingga membawa pikiran dan tidur tak nyenyak. Padahal ia masih diberi kesehatan, masih kuat beraktivitas. Juga ia masih semangat untuk beribadah dan melakukan ketaatan lainnya. Perlu diketahui bahwa nikmat sehat itu sebenarnya lebih baik dari nikmat kaya.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ بَأْسَ بِالْغِنَى لِمَنِ اتَّقَى وَالصِّحَّةُ لِمَنِ اتَّقَى خَيْرٌ مِنَ الْغِنَى وَطِيبُ النَّفْسِ مِنَ النِّعَمِ

Tidak mengapa seseorang itu kaya asalkan bertakwa. Sehat bagi orang yang bertakwa itu lebih baik dari kaya. Dan hati yang bahagia adalah bagian dari nikmat.” (HR. Ibnu Majah no. 2141 dan Ahmad 4/69, shahih kata Syaikh Al Albani)

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Penyejuk Hati | Meninggalkan komentar

Peristiwa di Padang Mahsyar

Segala puji hanya bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, para sahabat dan seluruh kaum muslimin yang senantiasa berpegang teguh pada sunnah Beliau sampai hari kiamat.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

يُحْشَرُ النَّاسُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حُفَاةً عُرَاةً غُرْلاً

“Manusia akan dikumpulkan pada hari Kiamat dalam keadaan tidak beralas kaki, tidak berpakaian dan belum dikhitan.” (Hadits shohih. Diriwayatkan oleh Muslim, no. 5102 dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha).

Demikianlah keadaan manusia tatkala bertemu dengan Allah Ta’ala di Padang Mahsyar dalam keadaan tidak beralas kaki, tidak berpakaian dan belum dikhitan. Meskipun demikian, akhirnya mereka diberi pakaian juga. Dan manusia yang pertama kali diberi pakaian adalah Nabi Ibrahim ‘alaihis salam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Baca lebih lanjut

Dipublikasi di Aqidah | Meninggalkan komentar